Sepotong cerita dari Seminyak

 Welcome Desember!
Dimana kalian menghabiskan liburan akhir tahun kalian guys? Kalau saya dan team untuk tahun ini menghabiskan liburan di pulau para dewata, Bali. Mendengar kata Bali, apa yang terlintas dibenak kalian guys? Pantai yang indah, atau para bule? Hehe yang penting sih, kalau kalian memang ngaku travellers, dan sudah mengunjungi beberapa tempat termasuk luar negeri, dan belum ke Bali, akh yang bener  saja, orang - orang dari segala penjuru dunia saja kesini, masa kamu yang ngaku Indonesian  dan travellers belum pernah kesini? (Silahkan mikir deh, saya kasih waktu 5 menit y! Hehe)
Kami menyewa sebuah villa yang cukup nyaman dengan dilengkapi fasilitas kolam renang, 6 kamar lengkap dengan ac & tv, dapur lengkap, dan harga yang lumayan murah buat grup atau rombongan kayak team kami (untuk info lengkap villa kami, nanti akan saya bahas setelah pesan - pesan berikut ini hehe)
Ke Bali dan hanya tinggal divilla? Bukan Anita banget tuh hehe. Enjoy u'r holiday guys, and Bali have it! Saya pun bergegas keluar villa, tujuan saya pantai Seminyak. Setelah dapat info dari mba Inem dan Made penjaga villa tersebut. Tapi belum 5 langkah keluar villa, sapaan dari depan membuat jantungku hampir copot, perasaan saya tidak punya teman deh di Bali, ini koq sok kenal sekali. Tiba - tiba ada dibelakangku lagi, kalau saya lari pasti dia makin senang, akhirnya memilih menepi dan mencari warung terdekat, kebetulan banyak orang lagi makan, jadi masih amanlah. Setelah si makhluk aneh tersebut menjauh, saya pun melanjutkan perjalanan ke tujuan utama. Tapii belum lagi beberapa langkah, ketemu temannya lagi, kali ini bukan sok akrab lagi, mengonggong pemirsa! Dan jadilah menepi lagi. Begitu seterusnya sampai 3 kali, hingga melewati pusat kota dan si doggy - doggy yang sok akrab tidak ditemui lagi. Mungkin kalau saya penakut, langsung balik ke villa aja y, minta ditemenin, tapii saya orangnya sekali layar terkembang pantang balil villa hehe ( awalnya mau minjam peribahasa Suku asli bugis - Makassar tapi lupa hehe )
Ini lho makhluk yang sok akrab itu 
 Sampai buram kan, ini ngambil gambarnya sambil ketakutan, guys! Hehe
Tahu gak, teman saya bilang gini, Bali ini seperti sudah jadi kampungnya para turis, bahkan orang Indonesia disini berasa orang asing. Saking banyaknya para turis, dimana - mana, saya juga berasa turis disini, karena saya sendiri orang penduduk asli yang berjalan - jalan sore ini ( beginilah cara saya menikmati Seminyak, jalan - jalan )
Disepanjang jalan Seminyak banyak ditemukan etalase - etalase yang menjual pernak - pernik Bali, cafe, salon, dan diisi dengan para bule ( ya ampun berasa bule juga hehe) 
Sebelum memasuki kawasan pantai seminyak, ada hotel Seminyak, nah ini juga pasti lebih dominan turis nih tamunya. Hotelnya berbatasan langsung dengan pantai Seminyak, jadi kalau kalian pengen menikmati sensasi sunset serta debur ombak, kalian bisa check2 nama hotel ini
 Benar deh, hanya jalan kaki sekitar sekiloan kilometer, sampailah diriku di pantai Seminyak yang terkenal dengan debur ombak buat surfing!
 

Nah setiap hari dipantai Seminyak itu, ada SOS atau Sunset of Seminyak. Buka jam 5 sore - 10 malam. Dan kalau buat surfing, ini tempatnya!
Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut