Ramadhan dihati (1)

Bismillahirrahmanirrahiim

Alhamdulillah hari ini sudah masuk hari ke-7 bulan ramadhan. Ngebahas ramadhan, tahu tidak ramadhan itu apa? Ramadhan berasal dari kata ra-mi-dha yang merupakan fi'il madhi. Artinya adalah "panas" atau "panas menyengat". Menurut kamus Al Munjid, ramidha atau ramdha' memiliki makna syadid al-har ("sangat panas", "terik"). Ramadhan sendiri menunjukkan kondisi alam yang ada di lingkungan sahara Arab yang biasa terik dan panas. Nah, kondisi ini melambangkan tantangan dahsyat bagi para pelaksana ibadah puasa. Ramadhan memiliki arti "penghulu bulan". Ini karena Ramadhan adalah bulan diturunkan Al Qur'an sebagai panduan untuk umat manusia. Ada di qur'an surat Al Baqarah ayat 185, "Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil). Inilah keutamaan orang yang khatam qur'an di bulan Ramadhan. Apa saja ya? Simak selengkapnya.

Di bulan Ramadhan yang mulia ini, orang-orang berbondong-bondong untuk lebih dekat dengan al qur'an, termasuk pengen mengkhatamkan qur'an. Nah, apa ya keutamaannya kalo bisa khatam? Berikut ini ulasannya

1.Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Nabi shalllallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Dahulu Jibril mendatangi dan mengajarkan Al-Qur’an kepada Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam setiap tahun sekali (pada bulan Ramadhan). Pada tahun wafatnya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam Jibril mendatangi dan mengajarkan Al-Qur’an kepada beliau sebanyak dua kali (untuk mengokohkan dan memantapkannya)." (HR. Bukhari no. 4614)

Syaikh Abdul bin Baz rahimahullah berkata, "Imam membaca al qur'an seluruhnya (sampai khatam) bersama jama'ah pada bulan Ramadhan termasuk ke dalam mudarasah (mempelajari) al qur'an seperti saat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersama malaikat Jibril. Imam Ahmad rahimahullah suka terhadap imam yang mengkhatamkan al qur'an dan ini merupakan amal para salaf yaitu mendengarkan al qur'an seluruhnya."

2.Adapula hadits dari Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Barangsiapa membaca satu huruf dari al qur'an maka baginya pahala satu kebaikan, dan setiap satu kebaikan dibalas (minimal) dengan sepuluh kebaikan. Aku tidak mengatakan alif lam mim itu satu huruf. Akan tetapi, alif adalah satu huruf, lam adalah satu huruf, dan mim adalah satu huruf." (HR. Tirmidzi no. 2910).

Dari hadits di atas tentu menambah motivasi kita ya, karena dengan mengkhatamkan al qur'an di bulan Ramadhan kita bisa memperbanyak amalan karena di bulan Ramadhan, Allah subhanahu wa ta'ala akan melipatgandakan amal ibadah yang kita lakukan.

3.Mengkhatamkan al qur'an juga menjadi amalan yang paling dicintai Allah. Dari Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhu, beliau mengatakan ada seseorang yang bertanya kepada Rasulullah saw., “Wahai Rasulullah, amalan apakah yang paling dicintai Allah?” Beliau menjawab, “Al-hal wal murtahal.” Orang ini bertanya lagi, “Apa itu al-hal wal murtahal, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Yaitu yang membaca Al-Qur’an dari awal hingga akhir. Setiap kali selesai ia mengulanginya lagi dari awal." (HR. Tirmidzi)

4.Mengkhatamkan al qur'an juga mengikuti sunnah Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Abdullah bin Amru bin Ash, beliau berkata, “Wahai Rasulullah saw, berapa lama aku sebaiknya membaca Al-Qur’an?” Beliau menjawab, “Khatamkanlah dalam satu bulan.” Aku berkata lagi, “Sungguh aku mampu lebih dari itu, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Khatamkanlah dalam dua puluh hari.” Aku berkata lagi, “Aku masih mampu lebih dari itu, wahai Rasulullah.” Beliau menjawab, “Khatamkanlah dalam lima belas hari.” “Aku masih lebih mampu lebih dari itu, wahai Rasulullah.” Beliau menjawab, “Khatamkanlah dalam sepuluh hari.” Aku menjawab, “Aku masih lebih mampu lagi, wahai Rasulullah.” Beliau menjawab, “Khatamkanlah dalam lima hari.” Aku menjawab, “Aku masih lebih mampu lagi, wahai Rasulullah.” Namun beliau tidak memberikan izin bagiku." (HR. Tirmidzi)

Tapi, ini bukan perintah wajib ya. Jadi, jangan juga kamu membaca al qur'an malah terburu-buru dan nggak menghayati. Syaikh Utsaimin rahimahullah berkata, "Mengkhatamkan Al-Quran di bulan Ramadhan bagi orang yang berpuasa bukanlah perkara yang wajib. Akan tetapi sebaiknya seseorang memperbanyak membaca Al-Quran di bulan Ramadhan." (Majmu' Fatawa wa Rasail).
Oke, semoga menambah semangatmu untuk lebih memanfaatkan waktu dengan membaca al qur'an daripada melakukan hal lain yang kurang bermanfaat, ya :)

Artikel ini summarry dari Annida lho :)

Kisah Kasih Yellow Campus part Jelang Ujian Meja

Sore yang sibuk di kampus kuning, nama yang aq berikan untuk sekolah tinggi ilmu ekonomi Makassar bongaya yang berlokasi di jalan mappaouddang, dan sampai sekarang saya suka lupa nomor berapa :D
Para calon pemakai toga mulai lalu lalang diruang administrasi, ada yang membawa map berisikan kertas berlembar – lembar, kayaknya itu skripsi deh. Ada juga yang membawa kertas tiga warna, kuning, pink, putih, ohh kayaknya itu KRS deh. Dan ada raut wajah tegang, seakan Makassar udah hujan deras, bercampur guntur (walau cuaca diluar normal kalau ibarat lagu, lagunya potret "bagaikan langit"). Hmm kayaknya itu aq deh :D

Ta, dah tahu jadwal ujian meja ta belom?
Pertanyaan dari dina, teman sekelas plus teman kostq sempat membuyarkan lamunanq sore itu.

Iya, sudah. Jawabq masih dengan nada lemes bin galau

Kita satu kelompok kan? Masih dari Dina juga pertanyaan itu

Iya, nanti kita belajar sama – sama yah. Aq mencoba memotivasi diriq kalau aq gak sendiri

Iya, harus dunk, walaupun penguji kita terkenal dengan penguji terkiller abad ini.hehehe

Gurauan Dina kali ini hanya membuatq tersenyum dan masih gak habis fikir kenapa aq bisa masuk golongan para calon toga yang diuji dengan penguji terkiller. Oh GOD, kayaknya ada yang salah waktu pembagian penguji deh, koq dapatnya dosen akuntansi, padahal aq kan sesungguhnya anak manajemen, dan agak sedikit trouble ma yang namanya akuntansi, hfufthhh
Berbeda dengan sahabat – sahabatq yang lain, setelah pengumuman penguji wajah mereka seperti sinar matahari pagi, terpampang nyata kalau mereka senang dengan penguji mereka, dan yang buat makin mendung ni wajah, dari semua teman serumahq, cuman aq yang dapat si penguji terkiller. Tapi gak koq, kan ada Dina, berarti aq gak sendiri, dan aq harus yakinkan kalau ada alasan yang Allah berikan untukq sebagai golongan mahasiswa - mahasiswa yang berada dibawah naungan dosen akuntansi yang terkenal susah memberikan nilai baik bagi yang diuji.
Mendung diwajahq kebawa hingga kostnq. Sahabat – sahabatq berusaha menghiburq. Bahkan ada yang sampai nelpon beri semangat, entah dia tahu darimana, padahal kami tidak satu atap. Tapi tetap aja, mukaq gak bisa bohong kalau ni air mata dah sampai diujung kelopak mataq...tapi aq beruntung punya sahabat yang selalu mensupport, mungkin karena sesama anak rantau jadi, serasa sepenanggungan.
Sehari sebelum kami ujian meja, sejak sore copian skripsiq gak pernah lepas dari genggamanq, kalau profesiq sekarang adalah aktris, mungkin ditanganq ini adalah script cerita film yang akan tayang di XXI, tapi kenyataannya lembaran – lembaran yang ada ditanganq saat ini adalah beberapa hal yang mempengaruhi tingkat suku bunga, belum lagi sejarah bursa efek, yah semua tercakup dan kalau saya beberkan lagi disini, apa kalian akan mengujiq seperti dosen terkillerq?hehehe

Din, malam ini aq nginap dikamarmu y?

Iya boleh, supaya kita lebih fokus belajar.
Nampaknya Dina juga senang bisa belajar bareng sama yang sedang sepenanggungan dengannya

Karena teman sekamarq tidak segolongan denganq kali ini, dan mereka aman dari golongan mahasiswa sepertiq dan dina, aq memilih untuk nginap dikamarnya dina. Support yang kita dapatkan ketika kita berada dalam situasi yang sama akan berbeda dengan yang tidak mengalaminya.
Kejadian dikamar dina malam itu membuatq tertawa – tawa sendiri kalau mengingatnya. Gimana gak? Bukannya belajar, si dina malah ngapalin doa – doa. Hmm maklum anaknya pak imam, jadi wajarlah kalau do’anya panjang - panjang dan beragam. Kami berdua sampai gak tidur saking shocknya, bukan karena gak bisa jawab atau gak nguasain skripsi kami, tapi issue tentang si dosen killer yang pernah sempat tidak meluluskan mahasiswanya membuatq dan dina seakan mendapat mimpi buruk kalau mata kami terpejam :D
Seperti apa suasana sewaktu ujian meja berlangsung???


(cerita ini sudah nangkring diFBq sejak 15 Juli 2013. Mungkin karena naluri ingin lanjut S2 makanya kangen banget bangku kuliah :). Walau belum lanjut sekolahnya, sebaiknya tulisannya saja dulu yang dilanjutkan, sekedar remind untukq hehe)
Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut